Selasa, 22 November 2022

Dua Ribu Dua Puluh

Diposting oleh Annisa di 05.22

Dua tahun yang lalu, aku merasakan “hidup” ditengah lautan manusia yang merasa kehidupannya “mati”. Aku menikmati setiap menit yang kurasakan, menghirup segarnya udara didalam kamar. Untuk beberapa orang, kamar merupakan penjara yang mengekang namun untukku, kamar adalah surga yang sangat aku nikmati. Waktu merupakan hal yang nampaknya istimewa saat itu. Datangnya covid disaat yang tepat, ketika sebagian manusia bekerja tak kenal lelah meninggalkan keluarganya dirumah.

Begitu juga denganku. Jika ditanya pada tahun berapa aku ingin kembali, jawabanku akan tetap sama; Dua Ribu Dua Puluh! Banyak kisah dan pelajaran hidup yang aku ambil dari sebagian orang yang pernah dekat dalam maya dan kutemui nyatanya.  

Dari mereka aku belajar agar hidup harus terus dijalani pantang menyerah apapun halangan dan rintangan yang ada di hadapan;

Dari mereka aku belajar agar aku memiliki rencana kedua apabila rencana pertamaku gagal, aku memiliki kesempatan lain yang dapat ku usahakan;

Dari mereka aku belajar arti kerasnya hidup, semangat yang membara walaupun sering disalahkan mengenai suatu hal;

Dari mereka aku belajar kesabaran, kala ujian yang tiada henti sakit yang bertubi-tubi menyerang diri;

Sayangnya waktu tak dapat diputar kembali, aku tak memiliki laci meja nobita yang dapat menghantarkanku kembali ke masa itu. Hanya memori yang tersisa saat ini, sebagian besarnya tersimpan dalam hippocampus dan sebagian lainnya terpatri didalam hati. Sejauh apapun kakiku melangkah, mereka tak akan pernah ku lupakan. Laki-laki di tahun dua ribu dua puluh itu sungguh memberikan makna mendalam bagi hidupku dan memiliki tempat yang istimewa di kehidupanku.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Annisa Okta's Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | web hosting