Rasa
nyaman itu nggak pernah dating tiba-tiba. Sama halnya kaya kita dan motor yang
kita pake sehari-hari. Awalnya mungkin belum timbul rasa nyaman itu. Tapi karna
sering jalan bareng, jadi rasa nyaman itu besar banget sampai kita nggak mau ngejual
motor itu walaupun udah ketinggalan jaman alias jadul. Begitu juga dengan rasa
nyaman sama seseorang. Sekali jatuh kepada orang yang bisa membuat nyaman, maka
akan sulit melepaskan. Dan itulah kamu yang berhasil membuatku tersenyum lagi
dan tertawa saat membaca line yang masuk dari kamu, dulu. Kamu juga berhasil
membuat aku mau menuangkan pikiran-pikiran yang membeku didalam otak dan hatiku
kedalam sebuah tulisan ini. Aku nggak bisa menggambarkan sosokmu yang hanya
sempat aku lihat dalam gambar. Bertemu bahkan meluangkan waktu sekedar membalas
line-mu nggak pernah terpikirkan sebelumnya dalam hidupku. Apalagi sampai
memikirkanmu seperti ini. Jelas tidak pernah ku bayangkan.
Mungkin
ini adalah sebuah kesalahan dimana aku yang memulai. Dengan nggak beralasan,
kita mulai chat-chat aneh lewat aplikasi itu yang kemudian beralih menjadi
percakapan singkat namun mendalam. Nggak ada yang spesial awalnya dan aku hanya
menganggap sama seperti yang lain. Hanya, kamu mampu menghapus kegelisahanku
yang saat itu susah melupakan seseorang. Mungkin, aku belum sepenuhnya nyaman,
tapi aku telah menemukan orang yang terbaik! Hari-hari sendu itu bisa aku
lewati dengan mudah karna ada kamu. Ya, kamu si-terbaik- itu. Awalnya nggak ada
yang aneh dengan kita, terutama kamu. Tapi, dihari-hari terakhir puasa nggak
tau kenapa kamu tiba-tiba berubah. What happen with you? Aku mulai
menerka-nerka nggak jelas. Aku berusaha berpositif dalam hati dan pikiran. Sampai
akhirnya aku rela membuka percakapan terlebih dahulu karna aku sadar aku banyak
memiliki kesalahan. Keanehan terus berlanjut. Nggak tau ada apa,
balesan-balesan dari kamu bikin males. Dan aku mulai berfikir, pasti
kamu baru punya pacar atau kemungkinan lain, kamu udah punya pacar sebelumnya
dan lagi break dan atau kamu udah punya pacar tapi lagi marahan. Great!
Lol, aku nggak tau bisa dapet pemikiran itu darimana.
Sampai suatu saat,
Aku rela hp aku dibajak temen buat tau bener apa nggak
pemikiran-pemikiran itu. Dan hal yang mengejutkan dating lewat pengakuan kamu. Mungkin
menurut kamu itu biasa aja tapi, apa kamu pernah tau kalo nggak semua orang
berfikiran sama, sama kamu? Mungkin buat kamu itu semua bercanda, tapi apa kamu
pernah tau kalo aja orang lain anggep apa yang kamu omongin itu bisa aja nyata
dan serius? Susahnya jadi orang yang suka bercanda adalah nggak pernah dianggap
serius sama orang disekitarnya. Pengen berhenti jadi orang yang suka bercanda,
nanti hidupnya nggak bakal berwarna. Kalo diterusin jadi orang yang masih
seneng bercanda, selamanya ucapan-ucapan kita nggak akan ada yang dianggap
serius. Is it right, huh? Omg, I think about y so far. Dan nggak tau
akhir-akhir ini suka kebayang kamu. Apa aku pernah salah?
Anyway, thank you for being there. Being the one that care about
me. I mean tentang cerita yang pernah aku
ceritain yang notabene itu adalah cerita paling dalam yang bener-bener jarang
aku ceritain ke orang lain apalagi stranger like y. Dan aku sadar
sepenuhnya kita juga nggak akan pernah bisa sama-sama. thank you, thank you,
and thank you like Dido’s song.
anonymous

0 komentar:
Posting Komentar