Pernah denger lagu berjudul panggung sandiwara? Yang kurang lebih lirik lagunya seperti ini "Dunia ini panggung sandiwara.."
Dunia ini memang panggung sandiwara. Yap! Selain itu, dunia ini penuh ketidak adilan. Sebab apa?
Pernah nggak kalian berfikir bahwa hidup kalian nggak adil? Sama denganku. Semua ketidak adilan ini dimulai dari saat mbah meninggal. Ketika itu terjadi, usiaku baru menginjak 12 tahun. Waktu itu aku masih duduk di bangku SMP kelas 1. Shock banget denger mbah nggak ada. Tau alasan dibalik semua itu? Karna aku sangat menyayangi mbahku. Beliau sudah seperti orang tua disaat orang tuaku sibuk bekerja, seperti sahabat ketika aku dimusuhi teman-teman, dan seperti saudara ketika aku butuh sesuatu. Aku begitu bodoh saat itu. Aku menyia-nyiakan waktu dan kesempatan ketika mbah masih ada di dunia ini. Aku jarang meluangkan waktu untuk sekedar ngobrol masalah teman saat itu. Aku selalu memendam itu sendiri. Dan hasilnya? Jadilah aku seperti ini. Menyesali apa yang belum ku perbuat untuk mbah.
Mulai dari situ hidupku terpuruk. Tak pernah ku rasakan bahagia selama kurang lebih 2 tahun. Barulah 1 tahun kemudian aku mendapatkan kebahagiaan yang luar biasa. Aku mendapatkan "Mas" yang tak perlu ku sebutkan namanya disini, serta aku mendapat teman baru yang baik, ceria, serta menyenangkan. Tak cukup sampai disitu, keluargaku pun begitu menyayangiku. Ya Tuhan, sungguh itu suatu anugrah terindah. Tapi, kenapa hanya cukup 1 tahun saja? Kenapa "Mas" pergi meninggalkan ku setelah kurang lebih 6 bulan kita menjalin hubungan? Sungguh kacau perasaan ku saat itu. Tak tau aku harus berbuat apa. Sampai sekarang aku masih kecewa. Kenapa kebahagiaan diberikan hanya sebatas itu saja? Dan kenapa kesedihan cenderung lebih banyak diberi?
Teruntuk : Kekecewaan

0 komentar:
Posting Komentar