Minggu, 24 Agustus 2014

Menghitung Hari

Diposting oleh Annisa di 01.45
Denting jam kian semilir nadanya. Matahari pun cepat berganti bulan. Waktuku seperti tinggal hitungan mundur

Selamat Tinggal,

Semua kenangan akan pahit, manis, asamnya kehidupan besarku disini. Kota yang dijuluki BERIMAN.
Sejuta memori akan dirimu, dia, dan mereka akan selalu ku ingat. Pernah suatu ketika aku ingin menghapusnya. Tapi aku tahu, aku tak akan mampu. Sekeras apapun aku berusaha melupakan, bayang-bayang kalian akan tetap ada.

Kamu,

Terimakasih telah mengajarkanku banyak hal. Sebuah pelajaran mahal yang tak akan pernah kudapati dari orang lain. Bahwa kesetiaan itu tak mutlak milik semua orang. Bahwa tidak semua laki-laki menerima banyak kekurangan wanita. Dan terimakasih atas semua kenangan baik dan banyak kenangan buruk. Aku sangat menghargai semua pelajaran yang telah kau ajarkan padaku.

Dia,

Terimakasih pernah singgah dalam hidupku walau sebentar. Layaknya figuran ditengah opera sabun, ia memainkan peran klasiknya dengan sempurna. Yang awalnya berlaku seperti dewa, tapi lama-kelamaan terlihat sifat aslinya. Tapi terimakasih sekali lagi, karna ia pernah mewarnai hidupku dengan tinta merahnya. Dan juga memberi sedikit banyak pelajaran. Hidupku mungkin tak akan pernah lengkap tanpa kehadirannya. Sosok yang aneh, awalnya dewasa, katanya setia, ternyata.... ah! Yang penting ia pernah hadir sebagai figuran yang ada didalam hidupku. Dan sebenarnya, aku ingin ia tak hanya sekedar menjadi figuran, tapi juga pemeran utama walaupun mungkin tak akan menyelesaikan akhir opera ini..

Mereka,

Terimakasih pada kalian, sahabat-sahabatku. SD, SMP, SMA, tak akan pernah mungkin menjadi pelangi tanpa kalian. Kalian membuat indah hari-hariku. Tak cukup satu terimakasih untuk kalian, mungkin sepuluh ribu terimakasih barulah dirasa cukup untuk kalian yang pernah berusaha mati-matian meluangkan waktu hanya untukku. Kalian selalu ada, kalian indah. Kalian memberikanku banyak makna. Sakit hati, tangisan, canda, tawa, semua pernah kita lalui. Hidupku tak akan sempurna jika tak bertemu kalian. Goresan-goresan indah itu akan selalu terpatri didalam hatiku.

Selamat Datang,

Sebuah lembaran baru. Sebuah cerita yang akan kutulis didalam buku baru ini. Kota yang dijuluki KOTA PELAJAR. Sebuah kehidupan baru yang insyaAllah akan ku torehkan dikota ini. Walaupun hanya berbatas lautan, namun, jarak kedua kota ini sangatlah jauh. Sejauh pemikiranku. Mungkin, akan lama aku tak kembali. Namun bisa jadi, aku akan cepat kembali..

BIG THANKS TO:

Kamu, Dia, Dan seluruh sahabat-sahabatku di SDN 015, SMPN 8, Serta SMAN 4 BALIKPAPAN.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Annisa Okta's Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | web hosting